Kelelawar merupakan mamalia yang menakjubkan dari ordo Chiroptera. Sayap mereka merupakan modifikasi dari kaki depan sehingga mereka dapat terbang. Kebanyakan jenis mamalia ini adalah insectivores atau hidup dari memangsa serangga sementara sebagiannya lagi adalah frugivores atau hidup dengan memakan buah-buahan dan hanya sedikit spesies kelelawar pemakan daging atau carnivora. Kelelawar juga berperan penting dalam ekologi, seperti membantu dakan menyerbukkan bunga dan dalam penyebaran benih. Sehingga banyak tanaman tropis sangat bergantung pada satwa ini.
Habitat kelelawar berada di goa-goa, batu-batu karang, pohon-pohonan, dan dialam terbuka. Kelelawar juga senang hidup di lingkungan manusia, seperti rumah-rumah tua dan ditinggalkan penghuninya atau di loteng2 rumah yang di tempati manusia.
Kelelawar sebenarnya lebih mengandalkan pada suaranya yang nyaring untuk menuntunnya terbang dikarenakan mereka memiliki penglihatan yang kurang baik. Mereka mengeluarkan bunyi beruupa gelombang berfrekuensi tinggi yaitu antara 25.000 – 50.000 Hz. Glombang ini dinamakan ultrasonik yang tidak dapat didengar manusia. Kelelawar menggunakan efek pantulan gelombang dari setiap benda-benda sekitar mereka, kemudian ditangkap telinga yang berfungsi sebagai radar bagi mereka. Proses ini hanya memakan waktu sepersepuluh detik, cukup bagi kelelawar untuk mengetahui apa yang ada di depannya, ke mana arahnya, dan berapa kecepatannya.
Kebanyakan kelelawar mengeluarkan suara ultrasonik dari mulutnya. Akan tetapi sekitar 300 spesies mengeluarkannya dari hidung yang berbentuk aneh seperti kaki kuda atau trisula dengan tonjolan. Selain itu gelombang ultrasonic ini, membantu kelelawar untuk dapat mendeteksi posisi mangsa mereka atau menghindari rintangan di sekitarnya..
Kelelawar mencari makan di waktu malam, dan tidur bergelantung terbalik di waktu siang hari. Dalam teknik berburu Kelelawar mirip dengan sistem penguncian target yang dilakukan pesawat-pesawat tempur untuk memandu arah tembakan misilnya. Kelelawar akan mengunci posisi mangsa yang berada dalam jangkauannya begitu siap menangkap. Untuk menyelesaikan perburuan mangsanya tidaklah mudah, karma kelelawar harus selalu mengarah ke target yang terbang dan bergerak bebas dalam waktu cepat. Kelelawar harus selalu mengubah-ubah sudut dan arah gerakannya mengikuti gerakan mangsa mereka.
Kelelawar hanya mempunyai anak satu dalam setahun. Akan tetapi mereka mengumpulkan anak-anak mereka di tempat khusus yang jumlahnya bisa mencapai 3,000 ekor. Induk mereka merawat dan menyusui anak mereka. Induk kelelawar mengenali anaknya dari jarak jauh melalui tangisan yang khas, dan mengenal bau anak mereka dari jarak dekat. Setiap tahun induk mereka menggunakan tempat dan gua yang sama untuk membesarkan anak-anak mereka sampai mereka mandiri.
Kelelawar juga merupakan satwa yang yang dapat menguntungkan bagi petni, seperti contoh kelelawar merupakan musuh alami dari hama yang menyerang tanaman-tanaman yang di tanam petani atau kotoran mereka dapat digunakan sebagai pupuk. Selain itu kelalawar juga membantu petani dalam proses penyerbukan tanaman mereka. Akan tetapi sebagian petani seperti petani buah, kopi dan sejenis menganggap kelelawar merupakan hama bagi mereka. Karna kelelawar ini memakan hasil tanaman mereka selain itu kepakan sayap dalam mereka bergerak dapat merontokkan buah yang matang seperti kopi sehingga tak jarang kelewar-kelawar pemakan buah ini diburu atau dimusnahkan dengan jaring kelelawar.


Tinggalkan komentar
Pengumpan komentar untuk artikel ini